Banggar DPRD Gowa Setujui APBD-P Sebesar Rp. 1,8 T
Cari Berita

Advertisement

Banggar DPRD Gowa Setujui APBD-P Sebesar Rp. 1,8 T

Kibar News
9/25/2020


GOWA — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gowa menyetujui Ranperda Anggaran Pendapatan Belanja Daerah perubahan (APBD-P) Tahun 2020. Nilainya sebesar Rp1.833.160.557.136. Besaran nilai APBD-P 2020 itu disetujui melalui Rapat Paripurna Penetapan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Pemkab Gowa Tahun Anggaran 2020 di Kantor DPRD Gowa, Kamis (24/9/2020) malam. 

Juru bicara (Jubir) Banggar DPRD Gowa, Dahrul Jabir memaparkan, anggaran perubahan Kabupaten Gowa mengalami penurunan sebesar Rp82.259.979.961 atau turun 2,58 persen dari anggaran pokok sebesar Rp1.915.420.537.097. Sebab, ada refocussing anggaran yang merupakan instruksi dari pusat. Sedangkan penerimaan pembiayaan daerah setelah perubahan adalah sebesar Rp196.579.748.688, dengan kenaikannya sebesar Rp47.008.589.568 atau naik 31,43 persen dari anggaran pokok sebesar Rp149.571.159.120. Sementara untuk pengeluaran pembiayaan daerah setelah perubahan adalah sebesar Rp54.114.243.378 dari anggaran pokok sebesar Rp44.025.000.000 sehingga mengalami kenaikan sebesar RP10.089.243.378, atau naik 22,92 persen.

 “Sesuai hasil pembahasan kami bersama TPAD Pemkab Gowa sejak penyerahan, pemandangan fraksi, hingga hari ini, kami menyetujui Ranperda Perubahan APBD Gowa TA 2020 dan akan difokuskan pada tiga sektor yakni kesehatan, sosial dan pemulihan ekonomi, dikarenakan kondisi pandemi covid 19 yang melanda kabupaten Gowa dan Indonesia” ungkap Juru Bicara Banggar DPRD, Dahrul Jabir.

Dahrul mengaku di masa pandemi ini terjadi beberapa penyesuaian anggaran, sehingga pihaknya turut menyesuaikan target pendapatan daerah sesuai kondisi di lapangan. “Setiap sumber pendapatan daerah berupa pos pendapatan asli daerah, dana perimbangan dan pendapatan daerah lainnya yang sah pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 terjadi perubahan atas target yang disebabkan oleh perkembangan di lapangan termasuk pandemi Covid-19,” jelasnya. 

Sementara Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengaku pelaksanaan perubahan APBD Kabupaten Gowa akan dimanfaatkan seoptimal mungkin mengingat waktu yang tersedia cukup singkat tanpa mengabaikan segala aturan dan perundang-undangan dalam pelaksanaan belanja daerah serta prinsip anggaran terutama prinsip efisiensi dan efektivitas anggaran untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di kabupaten Gowa. 

“Pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 ini di titik beratkan pada 3 komponen utama penanganan dampak pandemi covid-19 yaitu pelayanan kesehatan, jaring pengaman sosial dan pemulihan ekonomi,” bebernya

Adnan menuturkan, proses dan tahapan pembahasan ranperda perubahan APBD yang dilalui cukup efisien. Ini mencerminkan sinergitas antara legislatif dengan eksekutif. Sehingga tahapan perencanaan dan siklus anggaran yang telah ditetapkan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan.

 “Terima kasih kepada seluruh jajaran DPRD yang memberikan saran serta masukan dengan tim anggaran pemerintah daerah, sehingga ranperda APBD akan menjadi lebih baik dan tetap dalam koridor hukum,” tuturnya.

Turut hadir Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gowa dan Plt Sekda, Kamsinah dan SKPD lingkup Pemkab Gowa. (Udin)

Politik

Advertisement