LKBH Makassar Anggap Kapolsek Tinggimoncong Lamban Tangani Laporan Kekerasan
Cari Berita

Advertisement

LKBH Makassar Anggap Kapolsek Tinggimoncong Lamban Tangani Laporan Kekerasan

Kibar News
8/07/2020


KibarNews.id- LKBH Makassar (Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Makassar) menganggap Kapolsek Tinggimoncong harus lebih serius tangani laporan kekerasan di depan umum berdasarkan laporan polisi nomor : LP.B/24/VII/2020/SPKT tertanggal 23 Juli 2020 yang dilaporkan oleh Herlina, istri dari Ansar yang jadi tahanan Polsek Tinggimoncong.

"Laporan yang dibuat Herlina itu sudah ada pembanding, yakni laporan Endang yang mengakibatkan ditahannya suami Herlina, Ansar bersama Risal dan Risaldi yang begitu cepat ditangani," ungkap Andi Mahardika, Manager Penanganan Kasus LKBH Makassar, Kamis, 6/8/2020 di Polsek Tinggimoncong, Gowa. Kamis (23/8/2020) Malino.

Fakta yang ditemukan, dalam laporan Endang yang menjadi lawan tanding saat perkelahian di depan SPBU Malino begitu cepat penanganannya.

"Laporan Endang, tanpa surat pemanggilan sudah langsung panggil langsung terlapor, beda dengan laporan klien kami, menyodorkan langsung 2 saksi sekaligus agar Kapolsek gerak cepat memanggil terlapor Endang," tutur Muhammad Sirul Haq, Direktur LKBH Makassar.

Kronologis yang terjadi singkatnya antara kelompok Ansar, Risal dan Risaldi terjadi lawan tanding dengan kelompok Endang, Nawir dan Rendi didepan SPBU, yang sebelumnya mereka menenggak ballo bersama, tapi terjadi perpecahan dan perkelahian diantara mereka.

Hasil dari perkelahian, kubu Ansar CS sudah ditahan tapi kubu Endang masih bebas berkeliaran. "Disinilah kami butuh profesionalisme dan keadilan bersama di masyarakat agar tidak terlihat hukum berjalan timpang sebelah karena adanya pihak tertentu yang membuat Kapolsek berat sebelah,' tambah Andi Mahardika.(Udhin).

Politik

Advertisement