Komisi D DPRD Makassar Pertanyakan Anggaran Bansos di Dinsos
Cari Berita

Advertisement

Komisi D DPRD Makassar Pertanyakan Anggaran Bansos di Dinsos

Kibar News
6/19/2020


Makassar - DPRD Kota Makassar melalui Ketua Komisi D, Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Abdul Wahab Tahir mengatakan, anggaran bantuan sosial (Bansos) untuk warga Kota Makassar masih tersisa sekitar Rp. 28 miliar.

Kata Wahab, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar telah mendapat anggaran dengan total Rp. 52 Miliar yang diperuntukkan untuk warga Kota Daeng yang terdampak Covid-19 yang saat ini melanda Kota Makassar.

"Jadi, pada parsial pertama itu (Dinsos) digelontorkan anggara sebesar 42 Miliar, terus ada penambahan sekitar 10 Miliar untuk tahap kedua, jadi totalnya ada sekitar 52 mIliar", kata Wahab, Kamis (18/6/2020), kemarin.

Namun, Wahab mengatakan banggar baru memperoleh informasi bahwa hanya 24 Miliar rupiah anggaran yang terbelanjakan oleh Dinsos, artinya masih ada 28 Miliar rupiah anggaran pengadaan paket sembako yang belum tersentuh.

Terlebih lanjut, Wahab menegaskan, Dinsos belum memberikan informasi terkait rincian pemakaian anggaran kepada Komisi D DPRD Kota Makassar.

Olehnya itu, dirinya bakal memanggil Dinsos Kota Makassar untuk memberikan keterangan dan rincian anggaran Covid-19 yang telah dan belum terbelanjakan.

"Bukan hanya Dinsos ya, Dinas Kesehatan dan BNPB juga diminta hadir untuk melakukan hearing di komisi D untuk data-data rincian belanja mereka. Paling lambat Minggu depanlah", tegas legislator fraksi partai Golkat Kota Makassar itu. 

"Dan, pemanggilan mereka tersebut sekaligus sebagai publikasi kepada masyarakat terkait kejelasan anggaran tersebut. Atas seizin pimpinan DPRD  kami akan melakukan publikasi untuk memenuhi kebutuhan akuntabilitas tadi", tutup Wahab. 

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berusaha mengkonfirmasi Kepala Dinsos Kota Makassar, Muchtar Tahir terkait sisa anggaran paket sembako yang belum digunakan.(*/ asy)

Politik

Advertisement