Puluhan Buruh Asal Jawa Mengadu ke Gernas NGO C-19
Cari Berita

Advertisement

Puluhan Buruh Asal Jawa Mengadu ke Gernas NGO C-19

Kibar News
5/05/2020



KibarNews.id- Empat orang buruh harian lepas mewakili ke 35 orang rekannya mengunjungi posko bersama Gerakan Nasional (Gernas) NGO Covid-19 di jl. Faisal 18 Makassar, Selasa (05/05/20) malam.

Mereka mewakili rekan-rekannya mengadukan nasibnya yang tidak bisa pulang ke kampung halaman di Semarang dan Lampung. Mereka berharap pihak Gernas NGO C-19 untuk membantu memfasilitasi terkait nasib mereka di Makassar.

Rika Kunaefi, salah satu buruh bercerita jika kontrak kerja mereka sudah selesai, dan pihak perusahaan sudah menyiapkan ongkos tiket pulang ke kampung halaman.

"Kami sudah beli tiket untuk pulang. Tiba dibandara, pihak lion air meminta untuk buat surat keterangan bebas covid-19. Kami pun buat di RS. Siloam dengan membayar biaya Rp. 500.000,-/ orang. Sekembali ke bandara, tiba-tiba kami tidak bisa pulang karen pihak lion air beralasan belum mendapat ijin dari kemenhub", ujar Rika.

Rika dan rekan-rekannya kebingungan jika tidak pulang ke kampung halaman, disisi lain kontrak kerja sudah selesai. Mereka berfikir bagaimana dengan tempat tinggal dan makan sehari-hari ke depannya.
"Kami masih berharap ada jalan untuk kembali ke kampung halaman. Kalau pun tidak bisa pulang, yang kami fikirkan adalah fasilitas tempat tinggal dan makan sehari-hari", harap Rika.

Sementara itu, Sekjend Gernas NGO C-19 akan berupaya membantu mencari jalan terbaik ke pihak pemerintah propinsi Sulawesi selatan, maupun pemerintah kota Makassar.

"Gernas NGO C-19 akan mencoba mencarikan solusi terbaik buat saudara-saudara kita ini. Kalau pun nantinya ada peluang untuk pulang, pihak lion air sudah siap merescedhule jadwal mereka. Tinggal bagaimana ke depan terkait surat keterangan bebas covid ini, karena yang mereka miliki dari Siloam hanya berlaku selama 7 hari, dan mereka sudah tidak punya biaya lagi", imbuh Iqbal.

Senada dengan Sekjendnya, salah satu koordinator Gernas NGO C-19 Drs. Zulkarnain mengatakan akan mengupayakan agar mendapatkan perhatian dari pemerintah.

"In syaa Allah, kita upayakan juga agar mereka mendapat perhatian dari pemerintah", tutur Zulkarnain.

Sementara itu, Ketua Umum Gernas NGO C-19, Agus AS merasa perihatin dengan kondisi mereka yang terancam kehabisan pangan. 

"Kita akan coba fasilitasi ke Pak Gubernur Sulsel terkait kondisi mereka, ini lebih menjadi tupoksi provinsi karena lintas provinsi", tandas Agus AS. (**)

Politik

Advertisement