Gernas NGO C-19 Dukung Penuh Pemkot dan Satpol PP Makassar Tegakkan Aturan PSBB
Cari Berita

Advertisement

Gernas NGO C-19 Dukung Penuh Pemkot dan Satpol PP Makassar Tegakkan Aturan PSBB

Kibar News
5/09/2020


Makassar - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ke-2 telah berjalan di kota Makassar dari tanggal 8-22 Mei 2020 ke depan.

Sementara itu, dikutip dari kompas.com, untuk menjaga ekonomi agar bisa terus bergerak, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin meminta kepada Pejabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, mengundang semua pemilik toko, terutama yang memiliki karyawan dalam jumlah besar.

“Karena mau lebaran, toko ditutup semua, orang mau belanja di mana? Makanya semua toko, terutama yang punya tenaga kerja banyak ini, harus kita tetap buka," kata Nurdin.

Menanggapi hal tersebut, juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Makassar Ismail Hajiali mengatakan, perpanjangan pembatasan sosial tahap 2 tetap mengacu pada Perwali sebelumnya.

Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar di Kota Makassar telah diperpanjang sejak 8 Mei hingga 22 Mei 2020.

“Kita tetap merujuk pada Perwali No 22 Tahun 2020. Itu satu-satunya rujukan, tidak ada pelonggaran,” kata Ismail dikutip dari Terkini.id, Kamis, 7 Mei 2020.

Sampai saat ini belum ada perombakan Perwali yang membolehkan toko non-sembako boleh beroperasi di tengah pandemi.

Gerakan Nasional (Gernas) NGO C-19 provinsi Sulawesi selatan menilai apa yang disampaikan oleh Gubernur Sulsel adalah hal keliru.

"Keliru jika Pak Gubernur memberi ruang untuk toko buka selama masa PSBB. Apalagi sudah ada perwali yang mengatur hal tersebut", ujar Ketua Umum Gernas NGO C-19 Agus AS saat ditemui di poskonya, Sabtu (09/05/20) malam.

Selaku Ketum Gernas, Agus yang juga Ketua Umum KPK- Intim ini mendukung pemerintah kota Makassar dan Satpol PP untuk menegakkan aturan yang tertuang dalam perwali terkait penanganan PSBB di kota Makassar.

Selain itu Gernas NGO C-19 juga berharap koordinasi pihak pemkot beserta jajarannya hingga ke tingkat bawah lebih terbangun sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan sosial.

"Kita berharap di PSBB tahap 2 ini koordinasi pemkot beserta jajaran hingga ke bawah lebih terbangun sehingga tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh tidak dapat bansos", tambah Sekjend Gernas NGO, Iqbal. (fad)

Politik

Advertisement