Pulang Kampung, Arum Spink Salurkan Bantuan Ke Kaum Disabilitas
Cari Berita

Advertisement

Pulang Kampung, Arum Spink Salurkan Bantuan Ke Kaum Disabilitas

Kibar News
4/11/2020


KibarNews.id - Pandemi covid-19 yang menyebabkan penyakit corona hingga hari ini masih terus menjadi ancaman bagi segenap masyarakat. Apalagi di Propinsi Sulawesi selatan yang merupakan propinsi dengan tingkat penyebaran cukup tinggi diluar pulau Jawa.

Penyebarannya pun hampir di seluruh Kabupaten/ Kota di Sulsel. 

Di tengah ancaman wabah Covid-19, anggota DPRD Sulsel Arum Spink tak berdiam diri begitu saja. Tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat, membuat dia harus setiap saat turun langsung membantu dan menyemangati warga.

Pipin, sapaan akrab Arum Spink, selama beberapa hari terakhir berada di tanah kelahirannya di Bulukumba. Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Sulsel ini, menemui sejumlah perwakilan komunitas dalam rangkaian aksi penanganan dan pencegahan wabah corona virus.
Kepada perwakilan komunitas warga yang ditemui, selain memberikan edukasi tentang bagaimana upaya aktif masyarakat dalam melakukan pencegahan terhadap wabah yang perkembangannya sangat cepat di Indonesia ini, mantan ketua KPUD Bulukumba itu juga memberikan bantuan berupa paket sembako dan masker.

Komunitas pertama yang disasar, yakni para penyandang cacat yang tergabung dalam PPDI Bulukumba. Begitu juga ke komunitas pengidap dan penggiat kusta melalui organisasi Permata Cabang Bulukumba.

“Saudara-saudara kita ini termasuk salah satu yang terdampak dalam bencana Corona. Tidak ada saja wabah Covid-19, mereka kerap terlupakan, apalagi sejak Corona ini mewabah. Karena itu, komunitas ini menjadi salah satu yang harus saya temui,” kata Pipink kepada wartawan, Sabtu (11/4/2020).

Selain komunitas penyandang disabilitas dan penderita, serta penggiat kusta, Pipink yang sejak dulu dikenal peduli kemanusiaan, juga memberikan bantuan ke sejumlah komunitas pemusik di kabupaten berjuluk “Panrita Lopi” itu. 

Khusus ke komunitas pemusik, Pipink sengaja ikut membantu meringankan beban hidupnya, karena sebagian diantara mereka selama ini menggantungkan pada cafe dan live musik. Sementara semenjak penerapan sosial distancing oleh pemerintah, otomatis mereka tak bisa lagi beraktivitas di cafe atau bermusik di tempat umum. 

"Pendapatan mereka manggung dari cafe satu ke cafe yang lain tentu tak bisa lagi sekarang. Kalau mereka tak bisa lagi beraktivitas di cafe, lalu dari mana mereka bisa mendapatkan penghasilan? Inilah alasan kami, kenapa harus menyentuh mereka dulu,” sebut eks Ketua Umum IPMAH Bulukumba ini.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan memang tidak seberapa. Tapi ia menaruh harapan, setidaknya bisa meringankan beban hidup di tengah masa sulit sekarang ini. Sekaligus kehadirannya bisa menyemangati mereka untuk tetap optimis.

Ketua PPDI Bulukumba,  Suherman memberi apresiasi atas bantuan tersebut.  Ia menyebut kepedulian yang ditunjukkan Arum Spink sebagai salah satu bukti bahwa masih ada yang peduli dan mau melihat nasib mereka. (*/iq)

Politik

Advertisement