Mukhtar Tahir: Pembagian Ada Waktunya Dan Ada Pertanggungjawabannya
Cari Berita

Advertisement

Mukhtar Tahir: Pembagian Ada Waktunya Dan Ada Pertanggungjawabannya

Kibar News
4/30/2020

KibarNews.id- Pemerintah Kota Makassar mengakui saat ini sudah menyalurkan 14.000 paket sembako sementara target adalah 60.000 KK tetapi diluar dari pada itu Pemkot dalam hal ini dinas sosial Kota Makassar menjelaskan bahwa masih banyak yang akan ditambah karena masyarakat penerima dampak banyak berbagai pekerjaan kena semua tapi tidak bisa dobel, dobel yang dimaksud seperti tidak bersentuhan dengan PKH baik Provinsi maupun pusat serta BLT.

Ditanya mengenai kendala yang dihadapi sehingga terkesan lamban Kepala Dinsos Kota Makassar Mukhtar Tahir mengatakan untuk hal itu tidak usah di perpanjang."Janganmi dijawab itu lamban, mereka diluar itu tidak tau kita ini kerja dan ndk sembarang kita bagikan apa-apa ada pertanggungjawabannya, tidak bisa langsung. Andaikan bisa langsung itu lebih bagus lagi tapi ini ada pertanggungjawabannya contohnya setiap orang harus menandatangani berita acara," Ungkapnya saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp (Wa). Rabu (29/04/2020).

Lebih lanjut Mukhtar mengatakan bahwa pembagian itu berangsur-angsur ada waktunya." Sampaikan ke media sosial yang baik-baik kodong karna pembagian itu ada waktunya, perlu saya sampaikan ke masyarakat ada akan dapat semua, nah kalau mau tau kepastian dapat tidaknya bisa cek langsung ke kelurahan masing-masing atau bisa langsung ke Dinas Sosial Kota Makassar cek kalau tidak ada namanya, masukkan lagi berkasnya,"Keluhnya.

Kemudian disinggung mengenai anggaran Mukhtar Tahir menjelaskan bahwa untuk anggaran saat ini banyak."Kalau anggaran itu sekarang banyak anggaran, anggaran Provinsi, anggaran pusat sama APBD. Nah ini APBD Belum kita realistis untuk ini, karna ini namanya barang yang mau dikejar bukan uangnya dlu makanya belum ada pembayaran yang ada adalah barang yang kita cari yang mau kita nego sama orang supaya itu bisa dibagikan ke masyarakat dulu nanti kita bayar,"ungkapnya.

(Fadel)



Politik

Advertisement